Lanjut bab 2 Ilmu Budaya Dasar, yaitu tentang Manusia dan Kebudayaan, gausah basa basi langsung aja yak ke materi, lagi dikejar deadline -___-
Jadi gini...
Manusia
Jadi manusia adalah makhluk yang karena kemampuan tiap individunya berbeda mereka membentuk kehidupan sosial, buat saling ngelengkapin kebutuhan satu sama lain, inilah yang disebut manusia sebaga makhluk sosial. Manusia disusun dari beberapa unsur yaitu :
Jasad : Fisik/Badan manusia yang dapat dilihat dengan mata, dapat disentuh pula
Hayat : Ini itu unsur yang mendukung kehidupan manusia, seperti organ tubuh
Ruh : Jasad, arwah, yang membuat manusa hidup, kalau manusia meninggal maka ruh nya sudah lepas dari jasad dan hayat nya
Nafs : Keinginan, Kesadaran, Akal, Perasaan, kayak gitu lah intinya mah
Hakekat Manusia
A. Sebagai makhluk tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh. Diciptakan secara utuh, namun suatu saat akan kembali lagi kita kepada tuhan, disinilah hakikat manusia yang paling inti sebagai makhluk ciptaan tuhan adalah menjaga agar raga dan tubuh tetap hanya tertuju pada kebaikan seperti yang di minta tuhan saat menciptakan kita. “Tuhan ada disini, didalam jiwa ini, berusahalah agar dia tersenyum”
B. Makhluk tuhan paling sempurna, dengan kesempurnaannya adalah akal, maka manusia bisa berpikir, dengan pikirnya itu seharusnya manusia dapat menjadi lebih baik dari makhluk lain, menjadi lebih beradab lebih berperasaan dari makhluk lain. Akhir akhir ini banyak permasalahan kemanusiawian manusia, seperti pembegalan motor yang sampai membunuh korbannya dan lain lain yang jelas itu merupakan bukan tindakan manusiawi bray #SayNoToFuckinBegal
Kepribadian Bangsa Timur
Kita adalah manusia yang tumbuh dan berkembang dalam zaman dimana semua perkembangannya dilandasi keimanan tentang ketuhanan, bangsa yang percaya bahwa ada zat maha agung maha luhur dari segalanya yang menciptakan dan yang membinasakan apa apa yang ada dialam semesta ini, termasuk kita semua sebagai manusia. Paham ketuhanan ini lah yang membuat bangsa Indonesia rata rata memiliki sikap yang teratur/tertata, sopan, tidak semena mena. Perkembangan paham ketuhanan di negara Indonesia tidak terlepas dari perkembangan agama yang sangat berkembang pesat di daerah timur terutama agama Islam, makanya kita berkepribadian seperti bangsa timur.
Tapi sebetulnya bener juga sih, agama bukan sebagai Penjegal langkah kehidupan, tapi sebagai kompas perjalanan kita, agar selalu berada dijalan yang benar. Karena dunia ini fana, perjalanan kita disini hanya sementara yang hakiki adalah perjalanan menuju ke altar kebahagian yang dijanjikan, rahmat terbesar dari Allah SWT
Pause bentar ngetiknya makan mie goreng dulu....
*Seminggu kemudian*
Lanjut lagi...
Kebudayaan dan Kaitannya Terhadap Manusia
Terbentuknya kehidupan soal tadi yang bikin terjadinya interaksi antar manusia tadi secara rutin dan dalam jangka yang lama sehingga menimbulkan kebiasaan atau cara hidup yang berkembang dalam satu kelompok manusia tadi yang disebut Budaya.
Cara hidup yang berkembang tadi bukan hanya mencakup soal cara berinteraksi antar manusia saja, namun juga lama kelamaan akan membentuk suatu tatanan seperti sistem kepercayaan, adat istiadat, politik, dan lain lain nya yang di sebut “Kebudayaan”.
Unsur-unsur Kebudayaan :
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
- Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
- alat-alat teknologi
- sistem ekonomi
- keluarga
- kekuasaan politik
- Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
- sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
- organisasi ekonomi
- alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
- organisasi kekuatan (politik)
- C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:
- bahasa
- sistem pengetahuan
- sistem tekhnologi, dan peralatan
- sistem kesenian
- sistem mata pencarian hidup
- sistem religi
- sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan
Wujud Kebudayaan :
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
- Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.
- Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.
- Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.
Perubahan Budaya
Budaya bisa berubah, salah satunya karena adanya budaya luar yang masuk, perubahan budaya tidak salamanya berdampak baik, perubahan budaya dapat menyebabkan budaya asli suatu masyarakat yang sudah tersusun dari sejak jaman dulu terkikis oleh budaya asing, budaya asing terkadang tidak selalu sesuai dengan budaya kehidupan bangsa kita, contohnya budaya sex bebas di eropa atau pernikahan sejenis di budaya barat yang sudah jelas jelas tidak bisa di pakai oleh bangsa kita, karena itu merupakan perbuatan yang kurang baik, bahkan bisa melanggar kepercayaan kita.
Kita hidup didunia ini bukan semata mata hanya untuk bersenang senang, namun ada tanggung jawab dipikul untuk menjaga alam dan kehidupan yang nantinya akan dipertanggung jawabkan kepada sang pemberi hidup, Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita termasuk orang orang yang diterima proposal tanggung jawabnya oleh Allah SWT, aamiin ya rabbal’alamin
Aldo Hardiansyah (10114761) - 1KA13










0 komentar:
Posting Komentar